oleh

Diduga Menyalahgunakan Wewenang, Oknum Pj Kades Desa  Sogaan Kecamatan  Pakuniran – Probolinggo Menjadi Perbincangan Warga.

Probolinggo, Rodainformasi.com – Polemik  Pom mini yang keberadaanya berdempetan dengan  Rumah salah satu warga di desa sogaan kecamatan pakuniran Kabupaten Probolinggo yang di anggap oleh warga setempat menimbulkan keresahan serta    menuai perbincangan oleh warga setempat yang telah viral di pemberitaan media sosial.

Beberapa warga dan tokoh masyarakat kecewa dengan sikap oknum Penjabat (Pj) Kepala desa sogaan  Kecamatan pakuniran Kabupaten Probolinggo  Jawa timur berinisial JML, Selasa  (05/04/22).

Kekecewaan warga karena ketika keberadaan pom mini tersebut membuat salah satu warga tergangu oknum PJ di desa sogaan terkesan bungkam dan menutup mata setelah memberikan atau mengeluarkan  ijin lingkungan secara sepihak yang  tidak sesuai  prosedur.

Warga yang berdempetan dengan keberadaan pom mini tersebut  serta beberapa warga lainya  mengatakan bahwa sudah berupaya semaksimal untuk bisa berkomunikasi dengan Pj Kepala Desa dalam memperjelas tindak lanjut keberadaan pom mini yang meresahkan warga  tapi sampai saat ini belum ada solusi dari pihak desa.

Sudah 3 bulanan pom mini ini beroperasi  dan menuai konflik dengan warga . namun belum ada kejelasan dari pemerintah desa  maupun dinas yang terkait. Keinginan sebagian  besar warga desa Sogaan Kecamatan  Pakuniran tidak menerima atas keberadaanya dan meminta untuk  ditutup serta tidak boleh beroperasi .

Baca Juga  Bupati YES secara resmi Membuka Seminar Mutu Pendidik dan Pendidikan di Era Abad ke-21

Menurut informasi warga yang berinisial FN  menyampaikan ke awak Media  Saya sudah tidak sabar ini sangat menganggu tiap hari tiap malam selalu rame dan berisik atas bunyi yang ditimbulkan oleh mesin genset,’ ujarnya.

Tim media mencoba menemui PJ Kepala Desa setempat untuk klarifikasi namun yang bersangkutan tidak berada di tempat Saat di hubungi lewat telepon selulernya berdering tapi tidak diangkat melalui sms Wa pribadinya juga tidak dibaca ( Tim)

Komentar

Berita Rekomendasi