oleh

Jalan di Dusun Rembang Desa Wotgalih.Kec. Nguling Di Soal Warga.

Pasuruan, Rodainformasi.com – Jalan yang biasanya di gunakan masyarakat desa Sebalong, Desa Wotgalih Kecamatan Nguling dan Desa Plosorari Kecamatan Grati, tidak dapat lagi di gunakan sebagai akses, masalahnya jalan yg jadi penghubung antara desa tersebut,sudah menjadi sungai akibat dari aliran sungai (drunase) yang tidak di prioritaskan untuk dibangun oleh pemerintah Kabupaten Pasuruan dan Dinas Pekerjaan Umum Pasuruan dan se olah olah menutup mata tentang permasalah tersebut,( 18/06/2022)

Menurut keterangan salah satu warga saat di datangi awak media Roda Informasi menyampaikan dg bahasa daerah ” JEK DUH KUDUH EBECCEK MAS, ECONGNGOK BEIH ENJEK, DEDDI ABEK DIBIK RIAH ORENG KENIK SAJEK TAK ENDIK HAK AOMONG APA2 PADAHAL PAJEK YE MAJER TEROS”
Yg artinya (Jangan kan di betulkan atau di perhatikan di tinjau saja sama pemerintah tidak pernah, kita rakyat kecil se olah olah hanya di suruh bayar pajak tapi tidak pernah punya hak) tuturnya salah satu warga di dusun rembang yg bernama sugeng dengan panggilan mas negro.

Baca Juga  Luput Dari Pengawasan Dinas Sosial , Bantuan Pangan Non Tunai Daerah ( BPNTD ) Fiktif Desa Kumplit  Kec. Soko Tuban

Menurut beberapa warga di sekitar sudah sering kali menyampaikan kepada perangkat desa tapi tidak ada respon atau tanggapan, kami sangat menyayangkan kinerja dari pemerintahan Kabupaten Pasuruan dengan terjadinya hal seperti ini,

Salah satu warga yg tidak mau di sebut namanya juga mengatakan bahwa di Wotgalih ini tdk pernah merasakan jalan yg layak, coba mas lihat dari Wotgalih utara sampai selatan apa ada jalan yg layak tuturnya, kami berharap dengan kejadian hal ini pemerintah Kabupaten Pasuruan lebih selektif lagi dalam meng alokasikan pembangunan desa berita bersambung (angs)

Komentar

Berita Rekomendasi