oleh

Ketua DPD RI LaNyalla Dorong LAZISNU Jadi Lembaga Keuangan Syariah

𝑲𝒆𝒕𝒖𝒂 𝑫𝑷𝑫 𝑹𝑰 π‘³π’‚π‘΅π’šπ’‚π’π’π’‚ π‘΄π’‚π’‰π’Žπ’–π’… π‘΄π’‚π’•π’•π’‚π’π’Šπ’•π’•π’Š π’Žπ’†π’π’…π’π’“π’π’π’ˆ 𝑳𝑨𝒁𝑰𝑺𝑡𝑼 π‘±π’‚π’˜π’‚ π‘»π’†π’π’ˆπ’‚π’‰ π’Žπ’†π’π’‹π’‚π’…π’Š π‘³π’†π’Žπ’ƒπ’‚π’ˆπ’‚ π‘²π’†π’–π’‚π’π’ˆπ’‚π’ π‘Ίπ’šπ’‚π’“π’Šπ’‚π’‰.

JAKARTA ] rodainformasi.com – Pengembangan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Tengah menjadi Bank Wakaf Mikro (BWM) mendapat perhatian Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurutnya, dampak dari pengembangan tersebut akan sangat positif.

LaNyalla mengaku mendukung pengembangan LAZISNU Jateng menjadi Bank Wakaf Mikro (BWM) dari dana wakaf uang tunai yang didorong OJK.

“Perubahan ini menjadi transformasi yang positif. Apalagi saat ini telah terdapat 60 BWM yang tersebar di seluruh Indonesia,” tuturnya, Jumat (5/3/2021).

Tidak hanya itu, BWM memiliki total outstanding pembiayaan mencapai Rp12,14 miliar dan jumlah nasabah sebanyak 12.164 orang.

Senator asal Jawa Timur ini bahkan mendorong LAZISNU menjadi salah satu Lembaga Keuangan Syariah dengan potensi donatur yang sangat besar.

“Saya juga memprediksi Lembaga Keuangan Syariah Mikro LAZISNU akan tumbuh cepat dan akan menjadi besar. Karena potensi yang dimiliki juga besar,” katanya.

Baca Juga  LaNyalla Sebut Kerajaan Bagian Tak Terpisah dari Indonesia

Selain itu, LaNyalla menilai dampak dari transformasi ini sangat banyak.

“Dampak yang bisa kita rasakan diantaranya pengembangan SDM, penyerapan tenaga kerja, juga menggairahkan UMKM berbasis pesantren,” terang pria lulusan Universitas Brawijaya Malang itu.

LAZISNU pun dapat menjalin kerjasama dengan Industri Jasa Keuangan Syariah seperti Bank Umum Syariah dalam hal pengelolaan dana idle dari BWM yang tidak terserap untuk pembiayaan. (red/Bledex)

Komentar

Berita Rekomendasi