oleh

Muchlasin Afan Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Menilai Data Covid 19 Dari Humas Pemkab Tidak Akurat

Bojonegoro, Rodainformasi.com – Penambahan Pasien terkonfirmasi positif Coronavirus Disease (Covid-19) di Kabupaten Bojonegoro pada kamis kemarin terkonfirmasi positif sebanyak 43 Pasien dan meninggal 1 Orang, menimbulkan kekhawatiran akan adanya lonjakan kasus. Pasalnya dalam minggu ini mengalami kenaikan yang tidak stabil.

Muchlasin afan, S.H. Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro menyampaikan kondisi saat ini mengkhawatirkan karena lonjakan kasus covid 19 di Kabupaten Bojonegoro terbilang sangat signifikan.

” Bahkan saat ini, data di lapangan Rumah Sakit yang menampung pasien Covid 19 sudah over load, ” Ucap Mochlasin Afan

Menurutnya, menyampaikan data covid 19 yang selama ini disampaikan oleh Humas Pemerintah Bojonegoro dinilai tidak akurat dan tidak seperti kondisi dilapangan. Akurasi datanya di pertanyakan dan terkesan tidak update karena kondisi dilapangan Rumah sakit yang menampung pasien covid 19 penuh.

“Mestinya data harus singkron dengan kondisi di lapangan, kalau data nya tidak update di tutup tutupi seperti ini akan menjadi boom waktu dan potensial terjadi ledakan pasien, ” Tegas Mochlasin Afan politisi partai Demokrat.

Baca Juga  Polsek Ujungpangkah Peringati Hari Bhayangkara ke-75, Ikuti Upacara Secara Virtual.

Pihaknya meminta Instansi terkait untuk melakukan evaluasi data agar data yang disampaikan ke publik sesuai kondisi dilapangan tidak ditutup tutupi. Pasalnya dengan data yang di tujukan sesuai maka masyarakat akan lebih sadar untuk mematuhi protokol kesehatan Covid 19.

Reporter : Gok Ras

Komentar

Berita Rekomendasi