oleh

Pembangunan 29 Unit RTLH  Desa Gesikan  Grabakan  Tuban di Duga Markup Anggaran

Tuban, Rodainformasi.com – BSPS merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, khususnya dalam rangka mendorong serta meningkatkan kwalitas rumahnya beserta sarana dan prasarana. Namun lain halnya yang terjadi di Desa Gesikan, Kecamatan , Grabakan ,Kabupaten Tuban bantuan tersebut  menjadi bahan pembicaraan  di masyarakat, pasalnya dari sejumlah 29 warga penerima BSPS RTLH  merasa di rugikan apa yang sudah menjadi hak- haknya.

Bermula dari hasil investigasi LSM BPPI  Distrik Kabupaten Tuban kepada (R) salah satu penerima BSPS RTLH  warga Dusun Karean, RT 04/RW 05 Desa Gesikan, Kecamatan Grabakan, Kabupaten Tuban,  terkait harga material untuk bangunan RTLH yang mengatakan bahwa harga 1 ret truk pasir dan 1/4 coral  Rp 3000.000, dan juga pernyataan Kepala Desa Gesikan, kepada warga penerima BSPS RTLH , yang menyatakan bahwa  harga semen Rp  58000 per sak,, bata kumbung pasang Rp 1000 per biji dan  pasir  Rp 2.400.000 per 1 ret dum truk.

Atas hal tersebut, Sulaiman selaku ketua LSM BPPI  Kabupaten Tuban  mengklarifikasi dengan  menghubungi Kepala Desa Gesikan , Moh, Susanto, melalui telepon WhatsApp ,untuk mengetahui  perihal kebenaranya. Dalam percakapan, Kepala Desa Gesikan, membenarkan hal tersebut bahwa  harga material ( 1 ret dum truk pasir dan 1/4 batu coral ) sejumlah Rp 3000.000, dengan berdalih ,itu sudah menjadi kesepakatan dari pihak- pihak terkait.

Baca Juga  Satgas Covid-19 Tuban Gelar Apel Gabungan Dalam Rangka Pemindahan Dari Isoman Ke Isoter

Sebelumnya saat dimintai keterangan oleh Ketua LSM BPPI, atas laporan warga penerima BSPS RTLH  terkait harga material  I ret pasir Dum truk dan 1/4  batu coral  Rp 3000.0000 , Jawaban Kades: itu urusan Toko rekanan karena harga ditentukan berdasarkan surve harga satuan Provinsi , baik harga maupun nota berdasarkan harga jual toko rekanan yang disepakati.Hal itu ada fasilisatornya sendiri dan desa  hanya memberikan rekomendasi kepada warga yang menerima bantuan serta mendampingi, karena penerima bantuan adalah warga kami.

Diketahui oleh awak media bahwa  toko rekanan yang dimaksud adalah toko Fudin Jaya, sementara siapa yang dimaksud pihak – pihak terkait Kades setempat belum bisa menjelaskan.

Saat dikonfirmasi awak media Kades Gesikan tidak transparan dan terkesan ada hal yang disembunyikan.Merasa tidak ada tanggapan , awak media  terus mencari tau  untuk konfirmasi dengan menghubungi  kepada Bapak Amak selaku penanggung jawab   pendamping BSPS RTLH se Kabupaten Tuban  melalui telepon selulernya  juga ikut terkejut mendengar hal tersebut. Padahal dalam RAB  harga tertinggi pasir 1 ret  dum truk Rp 1600.000,disisi lain  dalam hal ini adalah galangan atau toko  yang ada di desa tersebut harga bata kumbung  Rp 750. per biji dan semen Rp 45.000.

Baca Juga  Pemkab Bojonegoro Gelar Full Moon Bersama Abah Kirun di Desa Deling

Dari selisih harga yang tidak wajar inilah  ada dugaan markup dalam pembelanjaan bahan material  yang diduga dilakukan oknum Kepala Desa setempat. Adapun nilai bantuan BSPS RTLH  per unit Rp 20.000.000 , sementara di desa tersebut jumlah penerima bantuan  RTLH sebanyak 29 warga ,untuk ongkos tukang alokasinya Rp 2.500.000.( SRN)

Komentar