Wabup Timbul Launching Aplikasi Srikandi Dan Canangkan GNSTA

Probolinggo,Rodainformasi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) melaunching aplikasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) dan mencanangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (6/7/2023).

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko bersama para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo serta narasumber Arsiparis Madya Dinas Dispersip Provinsi Jawa Timur Wahyu Setiawan.

Launching aplikasi Srikandi ini ditandai dengan penekanan tombil sirine oleh Wabup Timbul didampingi Arsiparis Madya Dinas Dispersip Provinsi Jawa Timur Wahyu Setiawan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Heri Sulistyanto, Plt Asisten Administrasi Umum Hudan Syarifuddin, Plt Kepala Dispersip Agus Mukson, Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Yulius Christian dan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan dr. Mansur dan penandatanganan dokumen GNSTA.

 

Dalam kesempatan tersebut Wabup Timbul didampingi Plt Kepala Dispersip Agus Mukson dan Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Yulius Christian menyerahkan penghargaan pengawasan internal kearsipan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Probolinggo dan penghargaan kepada pemenang Lomba Video Batik dan Bordir Khas Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga  Nge-trendnya Sanak Keluarga Kades Jadi Perangkat Desa.

 

Penghargaan pengawasan internal kearsipan Perangkat Daerah ini diberikan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Bagian Hukum, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD).

 

Sementara penghargaan kepada pemenang Lomba Video Batik dan Bordir Khas Kabupaten Probolinggo yang digelar Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo. Juara 1 diraih @likaa_rhsf dengan judul Pesona Batik Warogo, juara 2 diraih @zainulpc dengan judul Batik Sumber Ayu, juara 3 diraih @devatyo.19 dengan judul Ronggo Mukti, juara harapan 1 diraih @muslihatun_ummah dengan judul Batik Pancoran Mas dan juara harapan 2 diraih @rizaljunior7 dengan judul Batik Balqis.

Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko mengatakan pada era digitalisasi seperti saat ini, semua instansi pemerintah diwajibkan terus berinovasi dalam hal pelayanan.

“Inilah yang menjadi pemicu bagi kita untuk berkomitmen menerapkan aplikasi Srikandi atau Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurut Wabup Timbul menerangkan penerapan aplikasi Srikandi ini sebagai bagian dari pelaksanaan amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 Tentang SPBE (Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik) untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan berdasar Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 679 Tahun 2020 Tentang Aplikasi Umum Bidang Kearsipan Dinamis (AUBKD).

Baca Juga  Pastikan Kebersihan Kota, Pemkab Bojonegoro Terjunkan Tim Khusus Kebersihan Selama Lebaran

“Selain itu, pada hari ini juga dicanangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip dengan harapan semua Perangkat Daerah memprioritaskan pengelolaan arsip secara baku pada Perangkat Daerah masing-masing,” jelasnya.

Wabup Timbul menegaskan aplikasi yang diluncurkan oleh Arsip Nasional RI dan dibangun bersama Kementrian PAN-RB, Kementrian Kominfo dan Badan Siber dan Sandi Nasional ini merupakan aplikasi wajib dalam pengelolaan arsip yang menjadi penentu tata kelola pemerintahan berbasis elektronik. Selanjutnya, sesuai arahan Presiden, aplikasi ini harus diimplementasikan oleh pemerintah pusat dan daerah.

“Saya berharap aplikasi Srikandi dipergunakan sebagai satu-satunya aplikasi persuratan dan tata kelola kearsipan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Dengan harapan, aplikasi ini nantinya berdampak pada pengelolaan kearsipan yang lebih aman, mudah dan baik, sehingga apapun dokumen yang dibutuhkan akan bisa ditemukan dengan cepat dan dalam kondisi baik, tentunya hal ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” pungkasnya.(Bbng)

Komentar