oleh

Bantu Sukseskan Percepatan Vaksinasi Kadin Jatim Vaksin 421 UMKM di Surabaya Raya

Surabaya, Rodainformasi.com – Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur (KADIN) melakukan vaksinasi kepada 421 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah Surabaya Raya yang meliputi Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo, untuk mendorong pergerakan ekonomi melalui kekebalan kawanan (herd immunity). Rabu (7/7/2021) di Golden City Mall Surabaya.

Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto di Surabaya, Rabu mengatakan vaksinasi ini adalah salah satu upaya meminimalisasi penularan dan membentengi masyarakat dari virus COVID-19.

“Ini adalah upaya kami membantu pemerintah menyukseskan percepatan vaksinasi yang ditargetkan mencapai satu juta vaksin per hari di bulan ini,” ujar Adik.

Oleh karena itu, kata Adik, Kadin Jatim berkomitmen membantu percepatan vaksinasi di Jatim dengan menggelar program vaksinasi untuk UMKM yang berlangsung di Golden City Mall Surabaya.

Adik menjelaskan dalam pelaksanaan vaksinasi Kadin Jatim berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Jawa Timur dan Rumah Sakit PHC dalam menyediakan fasilitasi pelayanan kesehatan.

Kadin Jatim, kata dia, juga menanggung pengorganisasian dan konsumsinya, namun vaksin tetap berasal dari pemerintah.

Baca Juga  Gunung Gajah Mungkur 5-6 Juni Dipastikan Bakal Di Jelajahi Komunitas JSP

“Sebenarnya jumlah ini masih sangat kecil karena UMKM yang menjadi anggota Kadin di Surabaya saja mencapai sekitar 10 ribu UMKM. Belum daerah lain,” katanya.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Gugus COVID-19 Kadin Jatim Fitrajaya Purnama mengatakan, vaksinasi UMKM yang digelar hari ini adalah bagian dari program vaksinasi pemerintah, bukan bagian dari vaksinasi gotong royong.

Ia berharap kegiatan hari ini akan menjadi modal manajemen untuk melakukan program vaksinasi serupa dengan sasaran yang sama atau yang lainnya.

“Karena kami juga didukung perusahaan besar yang ada di Kadin. Target kami selanjutnya bisa melakukan program vaksinasi serupa kepada 800 orang hingga seribu orang. Karena kami sudah memiliki model,” katanya.

Untuk pelaksanaan vaksinasi gotong royong yang dikhususkan bagi pekerja, Fitra menegaskan hingga hari ini masih belum terlaksana karena vaksin belum siap.

“Untuk vaksinasi gotong royong, kami berharap bisa dilakukan percepatan. Jangan ditahan. Karena sampai sekarang kenyataannya belum terealisasi. Kalau kapasitas biofarma dinilai kurang, ya BUMN lain kan bisa difungsikan. Sekarang perusahaan yang sudah daftar ini bertanya kepada Kadin. Sebab yang sudah didaftarkan di vaksinasi gotong royong tidak bisa didaftarkan kemana-mana,” katanya.

Baca Juga  Layanan Vaksinasi BUMN Di Grand City Mall Mulai Digelar

Sementara dalam pelaksanaan vaksinasi kepada UMKM, Kadin Jatim tidak membuka pendaftaran secara terbuka di lokasi vaksinasi, namun melakukan pendataan sebelum pelaksanaan.

“Kalau dilakukan pengumuman secara terbuka kami khawatir terjadi kerumunan karena animo masyarakat saat ini sangat tinggi dan juga vaksinasi ini kami peruntukkan bagi UMKM anggota Kadin Jatim dan karyawan mereka,” Pungkasnya. (Bledex)

Komentar

Berita Rekomendasi