Dinkes dan KORMI Bojonegoro Kembali Sosialisasi MP-ASI, Ajak Warga Senam Bersama

Dinkes dan KORMI Bojonegoro Kembali Sosialisasi MP-ASI, Ajak Warga Senam Bersama

Bojonegoro, Rodainformasi.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Bojonegoro terus menyosialisasikan program bantuan makanan pendamping ASI (MP-ASI). Kali ini sosialisasi dilakukan kepada kader kesehatan wilayah Kecamatan Dander, Temayang dan Bubulan. Sosialisasi  dipadu dengan senam bersama di lapangan Desa Dander, Kecamatan Dander Jumat (8/9/2023).

Dalam kegiatan ini, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah hadir dan menyapa langsung masyarakat. Bupati menyampaikan bantuan MP-ASI yang merupakan program baru dari Pemkab Bojonegoro. Yakni program yang diperuntukkan bagi Ibu dengan bayi usia 6-12 bulan yang pada umumnya sedang di fase pemberian MP-ASI.

“Yang hadir di sini memiliki keluarga, sanak famili yang sedang MP-ASI, diharap menyampaikan agar jangan sampai tertinggal pendataan ini. Sebab kader kesehatan saat ini sudah mendata, dan masih ada waktu kurang lebih empat bulan,” tandasnya.

Lebih lanjut, Bupati Anna menegaskan anak merupakan kebanggaan orang tua. Dan hal-hal yang membuat anak berkembang dengan baik itu berangkat sejak ada dalam kandungan. Oleh karena itu, makanan yang ibu-ibu konsumsi juga harus diperhatikan.

Baca Juga  Babinsa Kemlayan Bantu Pendistribusian Sembako Dari Kemensos Di Masa PPKM Level 4

“Saya minta tolong Ibu-ibu kader kesehatan selain untuk mendata juga turut menyosialisasikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Any Pujiningrum menyampaikan senam bersama ini dipadu dengan sosialisasi program bantuan MP-ASI. Ke depan setiap Ibu yang memiliki anak usia 6-12 bulan akan mendapatkan bantuan MP-ASI, yakni bantuan sebesar Rp 200 ribu.

“Sebab pemberian ASI secara ekslusif sangat diperlukan. Dan ini merupakan program terbaru dari Bupati Anna Mu’awanah,” jelasnya.

Para ibu tidak harus mendaftar sendiri sebab sudah ada bidan desa yang melakukan pendataan. Saat ini proses verifikasi sedang berlangsung, dan setelah itu data akan disahkan oleh Bupati.

“Selanjutnya jika sudah selesai maka program ini akan segera diluncurkan,” pungkasnya. ( Ir/Red)

Komentar