oleh

Festival Kampung Kraksaan Semarakkan Peringatan Hari Jadi Ke-13 Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo

Probolinggo,Rodainformasi.com – Festival Kampung Kraksaan tahun 2023 yang digelar oleh Pemerintah Kecamatan Kraksaan dan pegiat seni Budaya Kraksaan menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-13 Kota Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo, Jum’at dan Sabtu (6-7/1/2023).

Kegiatan ini diawali dengan kirab tumpeng pada Jum’at (6/1/2023) malam dengan start dan finish di Kantor Kecamatan Kraksaan. Kirab tumpeng ini diikuti oleh 13 desa dan 5 kelurahan di Kecamatan Kraksaan. Beragam tumpeng dan aneka jajanan ditampilkan oleh masing-masing desa/kelurahan.

Kirab tumpeng ini diikuti oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj Nunung Timbul Prihanjoko dengan menaiki kereta kencana. Serta, Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari didampingi istri dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Iring-iringan kirab tumpeng inipun menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat yang ada di Kota Kraksaan dan sekitarnya. Mereka memenuhi bahu kanan dan kiri jalan. Bahkan, di tengah perjalanan banyak yang berebut tumpeng dan jajanan yang dibawa oleh desa/kelurahan.

Sesampainya di garis finish, Wabup Timbul dan Ketua TP PKK Hj Nunung didampingi Camat Kraksaan Ponirin meninjau stand pasar rakyat yang berada di sisi depan sebelah timur kantor Kecamatan Kraksaan. Beragam aneka jajanan tradisional dan minuman disajikan.

Rangkaian kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan musikalisasi puisi yang dibawakan oleh siswa dan siswi SMKN 1 Kraksaan dan teater performance tentang sejarah Kraksaan oleh mahasiswa dari Universitas Zainul Hasan Genggong. Serta musik campursari oleh pegiat seni budaya Kraksaan.

Baca Juga  Kapolri Dorong Baharkam Melakukan Reformasi Kultural, Tampil Humanis dan Tegas

Camat Kraksaan Ponirin menyampaikan tumpeng ini merupakan peningggalan leluhur sebagai ungkapan rasa syukur. Konsep dari kirab tumpeng ini adalah hasil bumi mulai dari sayur-sayuran, buah-buahan dan jajanan pasar.

“Ini semacam sedekah semua hasil bumi diarak keliling sebagai rasa syukur kepada Allah SWT karena diberi nikmat dan rejeki yang lancar, tanah subur dan hasilnya melimpah,” ungkapnya.

Ponirin menyebutkan dalam setiap kegiatan pihaknya selalu mengikutsertakan pelaku UMKM yang ada di Kota Kraksaan. “Kita mengharapkan semua ekonomi mikro bisa bangkit. UMKM kita ajak untuk bersama-sama meramaikan. Dengan begitu mereka mendapatkan penghasilan,” terangnya.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA Timbul Prihanjoko menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kecamatan Kraksaan dan pegiat seni budaya Kraksaan yang berinisiatif menggelar Festival Kampung Kraksaan tahun 2023 dan semua pihak yang ikut mendukung terselenggaranya festival ini sehingga dapat berjalan lancar dan sukses.

“Semoga momentum Hari Jadi ke-13 Kota Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo ini semakin memantapkan sinergitas semua elemen masyarakat dalam mewujudkan Kraksaan yang semakin maju dan sejahtera,” katanya.

Menurut Wabup Timbul, festival semacam ini perlu dilaksanakan sebagai media sosialisasi kepada masyarakat yang mungkin selama ini belum tahu bahwa Kota Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo punya hari bersejarah yang diperingati tiap tahun pada tanggal 5 Januari.

Baca Juga  Polres Lamongan Polda Jatim Bantu Bedah Rumah Warga yang Tak layak Huni

“Dengan demikian diharapkan semua warga masyarakat Kota Kraksaan dapat bersama-sama bersuka cita namun tetap khidmat memperingati hari jadinya sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Wabup Timbul menegaskan 13 tahun perjalanan Kota Kraksaan sebagai ibu kota Kabupaten Probolinggo patut disyukuri. Berubahnya Kraksaan menjadi ibu kota Kabupaten Probolinggo adalah berkah tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo, khususnya warga Kota Kraksaan.

“Banyak pembangunan yang telah dilaksanakan dan kemajuan pesat yang dicapai Kota Kraksaan. Sekaligus juga tantangan dan persoalan yang harus menjadi catatan dan perhatian seluruh komponen masyarakat ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut Wabup Timbul mengajak seluruh komponen pemerintah, masyarakat dan dunia usaha di Kota Kraksaan ini untuk bersama-sama mengayunkan langkah mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur pemerintahan, swasta, dan semua elemen masyarakat yang telah mendorong terbangunnya suasana kondusif, khususnya di Kota Kraksaan. Sebab hanya dalam suasana yang aman, tentram dan damai inilah kita dapat melaksanakan tahapan pembangunan dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Hari kedua Festival Kampung Kraksaan pada Sabtu (7/1/2023) akan diisi dengan talkshow budaya Kraksaan, monolog performance, film documenter dan acoustic music. Serta akan ditutup dengan kegiatan Car Free Day pada Minggu (8/1/2023). (Bbng)

Komentar