oleh

Pengadilan Agama Surabaya Tak Jalankan Prokes

𝑭𝒐𝒕𝒐: π‘·π’†π’π’ˆπ’–π’π’‹π’–π’π’ˆ π’…π’–π’…π’–π’Œ 𝒃𝒆𝒓𝒋𝒖𝒃𝒆𝒍 π’…π’‚π’π’‚π’Ž π’‚π’π’•π’“π’Šπ’‚π’ π’…π’Š π‘·π’†π’π’ˆπ’‚π’…π’Šπ’π’‚π’ π‘¨π’ˆπ’‚π’Žπ’‚ π‘Ίπ’–π’“π’‚π’ƒπ’‚π’šπ’‚.

Surabaya, Rodainformasi.com – Dimasa pandemi covid-19 yang tidak kunjung usai. pemerintah tidak henti hentinya mengkampanyekan pentingnya akan protokol kesehatan, untuk meminimalisir penyebaran virus covid-19. Sesuai UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2021. Tentang Protokol Kesehatan Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Tapi rupanya peraturan dan UUD tersebut tidak dilakukan di kantor Pengadilan Agama (PA) Surabaya. Semua pengunjung berjubel berdesakan dan tidak menjaga jarak (Phisical Distancing).

Dari pantauan awak media. Meskipun ada tulisan himbauan untuk menerapkan protokol kesehatan pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak tapi tanpa ada arahan dari petugas PA semua sia-sia.

Mulai dari antrian yang tidak diatur jaraknya dan tempat duduk antrian yang terkesan dibiarkan, berjubel dan berdempetan, tak ayal para pengunjung duduk seenaknya, tanpa takut adanya penularan.

Secara bersamaan awak media melihat relawan satgas covid-19 yang saat itu juga ada urusan di PA, dia juga memberikan teguran kepada karyawan dan petugas PA untuk melaksanakan protokol kesehatan.

Baca Juga  Seorang Buyer Beli Tanah Rp 126,3 M Hanya Dapat Sertifikat Palsu.

” Kebetulan saya ada urusan di PA Surabaya ini, dan ini kedua kalinya saya lihat pemandangan seperti ini, yang tidak menerapkan protokol kesehatan,” Kata Relawan Satgas covid-19.

Masih kata dia, saya kesini sudah dua kali ini, dan masih sama tetap tidak mentaati aturan prokes, setelah mau konfirmasi ke ketua PA kita diarahkan ke Humas dan juga sulit untuk ditemui, dengan alasan sibuk mengikuti sidang.” Kata R Relawan Satgas Covid-19. Senin (19/7/21)

Senada dengannya, salah satu pengunjug yang sedang mengurus akte cerai, dan tidak mau disebutkan namanya mengatakan, Saya sangat senang dan antusias untuk mengikuti peraturan prokes disini, namun semua pengunjung disini banyak yang tidak menerapkan prokes dan kurangnya Himbauan dan arahan petugas PA kepengunjung,

“Dan saya juga takut, dikarenakan banyaknya kerumunan masyarakat yang mau mengurus surat akte cerai Karena mereka tidak jaga jarak. “Takutnya (saya Mas…red), akan muncul klaster klaster baru, dari pengadilan agama ini.”terangnya.

Sampai Berita ini ditayangkan, kami masih menunggu konfirmasi dari pihak ketua PA dan Humas Pengadilan Agama Surabaya, (503m)

Baca Juga  Gerak Cepat Polda Jatim Hilangkan Trauma Korban Gempa Di Malang

Komentar

Berita Rekomendasi