PJU, Terangi Jalan Poros Desa, Kini Warga Bojonegoro Merasa Aman dan Nyaman Saat Melintas

Bojonegoro, Rodainformasi.com – Ribuan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang telah dipasang Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bojonegoro. Dengan ruas jalan di Bojonegoro  yang menjadi terang benderang, warga makin aman dan nyaman saat melintas.

Salah satu warga asal Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo, Wahyu mengungkapkan saat ini sejumlah ruas jalan di desanya maupun di sekitar desanya sudah lebih terang dari tahun-tahun sebelumnya, Seperti jalan poros Desa Prayungan  – Desa Mlinjeng yang ada di wilayah Kecamatan Sumberrejo.

“Poros-poros jalan yang dulunya gelap sekarang sudah terang, ditambah jalannya sudah cor. Jadi berkendara baik siang maupun malam sudah tidak perlu gerogi ataupun takut,” ungkapnya.

Wahyu juga menambahkan, sebelum ada jalan cor dan dipasang PJU seperti saat ini, dirinya pernah terjatuh dari sepeda motornya saat melintas dan agak tergesa-gesa lantaran gelap.

“Wah, dulu saya sampai mengalami kecelakaan tunggal karena takut lewat di jalan gelap. Kalau sekarang bahkan di ujung-ujung perbatasan juga terang semua,” ungkapnya.

Baca Juga  Apel Pagi Sekda Probolinggo Tegaskan Pengingat ASN Untuk Junjung Tinggi Tupoksinya

Secara terpisah warga lain, Agustina juga mengungkapkan hal senada. Ia membeberkan saat ini jalan poros desa Prayungan – Mlinjeng tersebut memang telah dilengkapi penerangan yang cukup memadai hingga mempermudah para pengguna jalan yang lewat.

“PJU nya yang sekarang juga bertiang kokoh dan tinggi, jadi cahaya lampunya bisa menerangi jalan dengan jangkauan yang luas,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Pemkab Bojonegoro telah memasang PJU di 358 ruas jalan baru kabupaten pada 2023. Dari 358 pemasangan PJU ini terbagi dua, yakni kategori PJU total 332 titik, dan sebanyak 26 masuk Penerangan Jalan Lingkungan (PJL). Sementara rekap pemasangan PJU pada 2022 ada total 6.233 pemasangan.( Bojonegorokab / Red)

Komentar