oleh

Antisipasi Kelompok Radikal LMDH Bentuk Satgas Di Wilayah Gunung Butak, Panderman & Kawi

Malang, Rodainformasi.com, – Untuk mengantisipasi sekaligus mencegah agar kelompok radikal tidak memanfaatkan hutan dan gunung diwilayah Panderman dan Butak Jawa Timur sebagai tempat aktivitas pelatihan semi militer, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat berinisiatif membuat Satgas Masyarakat Peduli Api.

Dan pada hari selasa (14/09/2021) di lapangan Pos Pendakian Cuban Parang Tejo Malang mereka melaksanakan Apel Konsolidasi mencegah pemanfaatan hutan dari kegiatan radikalisme.

Hermawan, Wakil Kepala KPH Malang menyatakan bahwa keberadaan Satgas Masyarakat Peduli Api merupakan gagasan yang lahir dari LMDH di wilayah Panderman dan Butak, sehingga pihaknya sangat mengapresiasi sekaligus mendukung.

“Seperti kita ketahui baik di media pers ataupun ini dari pengalaman kita sendiri yang perlu kami sampaikan bahwa hutan / gunung itu ternyata sangat potensial dijadikan tempat atau aktifitas pelatihan semi militer oleh orang – orang dari kelompok radikal / terror” katanya

Hermawan menjelaskan bahwa beberapa kali LMDH telah mendeteksi adanya kelompok – kelompok tersebut pernah melakukan aktifitas di Wilayah gunung Butak dan Panderman.

Baca Juga  Akhirnya! Lamongan Nihil Zona Merah dan BOR Melandai di Angka 17%

“Dengan demikian kami punya kewajiban untuk mencegahnya dengan cara membentuk satgas yang awalnya di gagas oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan” jelasnya

Sementara itu, Sardi Tokoh LMDH wiilayah Gunung Panderman, Butak dan Kawi mengatakan dengan dibentuknya Satgas Masyarakat Peduli Api maka saat ini telah dibuat dua titik Pos yang menjadi titik utama untuk mendeteksi dan mencegah aktifitas kelompok radikal. Dua titik tersebut yakni Pos Pendakian Cuban Parang Tejo dan Pos Pendakian Pesanggrahan.

Siapapun yang ingin memasuki wilayah Gunung Butak dan Panderman harus mengikuti peraturan yang sudah dibuat contohnya pada para pendaki wajib menunjukan identitas. Bagi para pendaki yang tidak mematuhi peraturan – peraturan tersebut pasti Satgas akan melarang pendaki tersebut untuk melakukan pendakian.

“Kami berharap kepada orang – orang yang akan melakukan pendakian / beraktifitas agar menghormati dan mematuhi kami dari pihak LMDH di Wilayah hutan Gunung Butak dan Panderman” tegas Sardi.

Sardi juga menjelaskan Satgas ini selain mengemban misi menjaga hutan dan gunung panderman – butak agar tidak manfaatkan oleh kelompok radikal juga punya peran untuk tanggap saat terjadi bencana, serta membantu percepatan panangangan pandemi covid-19.

Baca Juga  AKBP EG Pandia Himbau Masyarakat Segera Daftarkan Diri untuk Vaksinasi Melalui Web Site Polres Bojonegoro

Reporter : Ras

Komentar

Berita Rekomendasi