Kodim 0812/Lamongan Bersama Poskes 05.09.13 Cegah Penderita Penyakit Kronis Melalui Prolanis

Lamongan,Rodainformasi.com – Untuk mencegah penderita kronis agar tidak terjadi komplikasi lanjutan maka Kodim 0812/Lamongan bekerja sama dengan Poskes 05.09.13 Lamongan dan BPJS melaksanakan kegiatan berkelanjutan Program Pengelolaan Penyakit Kronis ( Prolanis ) dan edukasi bagi penderita penyakit resiko tinggi ( Risti ) dengan tema  ”Hidup Sehat Hindari Stroke“.

Kegiatan yang dilaksanakan di Poskes 05.09.13 Lamongan tersebut  diikuti 73 orang yang terdiri dari TNI, PNS dan Keluarga Besar TNI ( KBT ) yang ada di Kab. Lamongan dan masyarakat sekitar Makodim 0812/Lamongan dengan penanggung jawab Serma padianto ( Kaposkes 05.09.13 Lamongan ) .Rabu ( 15/11/2023 )

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pengecekan tensi, pengambilan darah,senam, penyuluhan dan pengobatan.

Kali ini materi penyuluhan yang disampaikan oleh dr. Dani Anggara ( Dokter Poskes 05.09.13 Lamongan ) tentang stroke dan jantung yang termasuk penyakit resiko tinggi ( Risti ). Dalam pengarahannya dr. Dani Anggara  mengatakan bahwa penyakit stroke sangat berbahaya bagi manusia karena stroke terjadi dengan cara mendadak yang disebabkan tersumbatnya aliran darah ke otak dan bisa terjadi pada seseorang di karenakan salah satunya mempunyai riwayat darah tinggi, tensi tinggi dan hipertensi.

Baca Juga  Kapolres Bojonegoro Tinjau Pos Penyekatan,Pantau Arus Lalu Lintas di Perbatasan Jawa Timur - Jawa Tengah.

Lebih lanjut dr. Dani Anggara menjelaskan beberapa macam gejala stroke diantaranya kelumpuhan / kelemahan anggota tubuh, gangguan berbicara / pelo dan gangguan penglihatan yang semua itu terjadi secara mendadak dan untuk menghindari penyakit stroke kita harus olah raga yang teratur, makan yang baik seperti gandum, kedelai, buah, sayur, hindari makanan yang mengandung kolesterol berlebih seperti makan gorengan yang berlebihan dan apabila terjadi stroke jalan yang terbaik adalah segera membawa pasien ke rumah sakit agar segera mendapat pertolongan medis.

Selain itu dr. Dani Anggara juga menjelaskan tentang penyakit  jantung yang intinya bahwa serangan jantung di sebabkan oleh aktifitas yang berlebihan (pendim0812 / Red)

Komentar