oleh

Hak Jawab, Kades Taman Sari Atas Insiden Dugaan Pemukulan Warga Desanya

Probolinggo ,Rodainformasi.com –  Sebelumnya  pada Rabu 04 Mei 2022 telah  terbit pemberitaan  atas insiden  pengeroyokan  yang  diduga di lakukan oleh oknum  Kepala Desa  Taman sari beserta kawan – kawan  atas diri korban Fadil,  warga desa Taman sari ,  Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Atas insiden  tersebut korban Fadil  ( 25)  menderita  luka – luka terkena  pukulan   dan robek di bagian  tangan akibat  lemparan senjata  tajam ( Celurit)  yang dilakukan  salah satu  teman oknum kades berinisial ( MN). Kejadian insiden tersebut  terjadi  pada 3 Mei 2022 , pukul 14.00 Wib, di tempat wisata  pemandian  yang tak jauh dari rumah korban.

Atas hal  tersebut Kepala Desa  Taman sari , Muhammad Husni, kepada Tim media memberikan klarifikasi dan atau  hak jawab terkait insiden tersebut, dirinya membenarkan adanya keributan di pemandian taman sari, tapi bukan kami selaku Kepala Desa ikut serta memukul atau  menganiaya korban warga kami sendiri, dan itu tidak benar, justru  saat  mendengar keributan  tersebut,lantas kami  bergegas dan langsung mendatangi tempat kejadian, dengan maksud  mencoba untuk melerai agar keributan  cepat berhenti’ ujarnya.

Baca Juga  Dorong Daya Beli UMKM Pangan Sebagai Tumpuan Pertumbuhan Ekonomi

Masih dalam penjelasanya Muhammad Husni  menambahkan , kami Kepala Desa disini tugas kami melindungi, mengayomi masyarakat, mana mungkin saya memukul rakyat saya sendiri, jangankan memukul , menyentuh kulitnya pun kami  tidak lakukan, dan atas kejadian ini kami pun punya banyak saksi, oleh karenanya kami menolak atas dugaan tuduhan itu , karena kami tidak pernah menganiaya kepada  siapapun .

Sementara ditempat terpisah, zainuddin  saat dimintai keterangan Tim media atas insiden tersebut memaparkan bahwa sebelumnya sudah terjadi pesta miras dengan mengundang sejumlah  13 orang warga luar desa dan 2  orang diantaranya warga  Taman sari inisial R dan F.

Oleh  Zainuddin awalnya diingatkan dengan  maksud dinasehati agar jangan  minum – minuman keras di sini ,merasa tersinggung  dalam pengaruh alkohol dan tidak terima  secara spontanitas marah – marah dan mengeroyok , di duga kedua  orang  tersebut  pelaku kekerasan kepada zainuddin (pak moden) yang tak lain adalah tukang bersih – bersih taman,  akibatnya  Zainuddin mengalami luka – luka yang serius. ( Hery )

Baca Juga  Muhammadiyah Jawa Timur bersama Komnas Pendidikan Jatim Pecahkan Rekor MURI : Peluncuran 1000 Dai Agen Perdamaian terbanyak dari 34 Provinsi di Indonesia

Komentar

Berita Rekomendasi