oleh

TVRI Jatim Mengadakan Talkshow Interaktif Memotivasi Generasi Muda Untuk Mampu Menghadapi Bonus Demografi.

Surabaya, Rodainformasi.com – Jika kita melihat sejarah bangsa insonesia yang sering berperan membuat perubahan adalah pemuda

Mulai dari jaman perang melawan penjajah, yang melahirkan kebangkitan bangsa, yang mendorong Soekarno-Hatta membaca proklamasi, yang turun ke jalan saat era reformasi, yang banyak membuat inovasi-inovasi keren sampai hari ini adalah anak muda. Itulah alasannya anak muda sering disebut sebagai agen perubahan.

Tahun 2034 nanti, Indonesia akan mengalami puncak Bonus Demografi, ini kesempatan yang baik bagi Indonesia mencapai kemajuan, karena jumlah anak mudanya sangat banyak. Namun jika anak mudanya tidak produktif, tidak kreatif, malas-malasan atau bahkan menjadi penyalahguna Narkoba, tentu akan timbul permasalahan seperti pengangguran dan merusak tatanan sosial.

Pada kesempatan kali ini, TVRI Jatim mengadakan Talkshow Interaktif dengan tiga Narasumber yang kompeten di bidangnya dengan harapan dapat memotivasi generasi muda untuk mampu menghadapi Bonus Demografi.

Hadir tiga Narasumber tersebut yakni Kepala BNN Prov Jatim Brigjen Pol Mohamad Aris Purnomo, Ketua Komnas Pendidikan Prov Jatim Kunjung Wahyudi dan Ketua Raka Raki Jatim Helmi Kurniawan tampil Talkshow Interaktif di stasiun TVRI dengan mengusung tema “Milenial Sebagai Modal Bonus Demografi” dalam konteks ‘Ketahanan Diri Remaja dalam Menangkal Pengaruh Buruk Narkoba’ pada hari Kamis tanggal 02 September 2021 pukul 17.00 -18.00 WIB

Baca Juga  Kodim 0726/Sukoharjo Bersama PSC Laksanakan Baksos Pada Warga Terdampak Pandemi

.Disampaikan Kepala BNN Prov Jatim dalam menyambut Bonus Demografi agar para milenial di Jatim pada kondisi pandemi Covid-19 terus berusaha menggindari penggunaan Narkoba dengan membuat kegiatan yang positif dengan lomba-lomba menulis artikel, membuat video, membuat buku, dll.

 

“Kegiatan Webinar tentang Bahaya Narkoba perlu dilakukan secara masif di sekolah, madrasah dan perguruan tinggi serta pondok pesantren,” ujarnya.

Kunjung Wahyudi Ketua Komnas Pendidikan Jatim menuturkan bahwa Bonus Demografi di Indonesia sudah terjadi, sebab sesuai hasil sensus penduduk tahun 2020 yang berusia 16-64 (usia produktif) sebesar 70,7 persen populasi, yakni: Generasi Alpha (lahir 2013 sampai dengan sekarang) 10,88 persen atau 29,17 juta jiwa; Generasi Z (lahir 1997-2012) 27,94 persen atau 74,93 juta jiwa; Generasi Milenial (lahir 1981-1996) 25,87 persen atau 69,38 juta jiwa; Generasi X (lahir 1965-1980) 21,88 persen atau 58,65 juta jiwa; Generasi Baby Boomer (lahir 1946-1964) 11,56 persen atau 31,01 juta jiwa; Generasi Pre Boomer (lahir sebelum 1945) 1,87 persen atau 5,03 juta jiwa.

Baca Juga  FKPRM : Tekankan Peningkatan Mutu Media dan Jurnalis

Kunjung Wahyudi juga memaparkan program Komnasdik Jatim tahun 2021 untuk menyambut Bonus Demografi, diantaranya: Training, Coaching dan Internasional Sertification.

Training Program: Simak.id (Sistem Informasi Manajemen Sekolah/Madrasah), ASA (Automatic Skill Analysis), ToT Guru Asik, Mastering Public Speaking, Character Building, Literasi Digital: Penerbitan Buku, Jurnal, dan Pra Purna Bhakti.
Coaching: Guru ASIK, Siswa ASIK, Ortu ASIK, dan BK ASIK.

Internasional Certification Program: Microsoft Office Specialist, Microsoft Certified Fundamental, Adobe Certified Profesional, dan Project Management Institute.

Narasumber berikutnya Ketua Raka Raki Jatim mengatakan bahwa di usia Milenial dalam menyongsong Bonus Demografi maka terus berkreasi dan berinovasi dengan selalu membuat kegiatan yang positif. Kegiatan literasi digital perlu disosialisasikan ke para anak muda agar saat menggunakan media sosial selalu beretika.( Ir /red) .

SUMBER 🙁 Bp. Koord. IT & Media Komnasdik Jatim )

Komentar

Berita Rekomendasi