oleh

Kades Taman Sari – Tega Aniaya Warga Sendiri Berujung Pelaporan ke Mapolres Probolinggo.

Probolinggo, Rodainformasi.com –- Sebuah insiden dugaan pengeroyokan terjadi di Desa Taman Sari, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Privinsi Jawa Timur, diduga dilakukan oleh oknum kepala desa Taman sari dan kawan kawan terhadap seorang pemuda yang tak lain adalah warganya sendiri. Rabu tgl 04//05/22.

Pasalnya, kepala desa taman sari tega menganiaya seorang warganya sendiri bersama kawan kawan memukuli warganya sendiri yang bernama Fadil 25 tahun pada tanggal 3 Juni sekitar pukul 14: 00 Wib, sore di sebuah wisata pemandian yang tak jau dari rumah korban, Akibat kejadian itu korban menderita luka-luka dan robek dibagian tangan akibat lemparan celurit yang dilakukan oleh salah satu teman oknum kepala desa berinisial MN .

Korban Fadil mengatakan, peristiwa penganiayaan yang melibatkan oknum kepala desa tersebut .berawal saat dirinya bermain dan santai disebuah pemandian wisata didesa taman sari. Kemudian segerombolan orang datang langsung menganiaya saya.

Tanpa ada alasan yang jelas. pelaku melakukan penganiayaan terhadap saya dengan cara memukul , menendang , dan yang lebih parah lagi salah satu oknum tersebut melempar sebilah celurit ke muka saya, beruntung saya berhasil menangkis celurit tersebut. Dan mengenai tangan saya sendiri, yang saat itu sedang santai dengan temannya di sebuah wisata pemandian taman sari. padahal saya bermaksud refresing dan santai bersama teman teman disini, jelasnya, Selasa (03/05/2022).”

Baca Juga  Selesai Karantina di Surabaya, Petugas Gabungan Jemput Tiga Pekerja Migran Indonesia

Tak di sangka pelaku berjumlah 4 orang yang ikut melakukan pemukulan sebanyak dua kali menggunakan kepalan tangan kanannya ke bagian wajah korban,” jelas korban .

Akibat penganiayaan, korban mengalami sejumlah luka di bagian wajah dan tangan, selain itu korban juga mengalami gores di dahi.
Korban sudah melakukan pelaporan ke Mapolres Probolinggo dan sudah dilakukan visum

Ibu korban saat ditemui Tim media dirumahnya, dirinya menjelaskan, saya sangat kecewa kepada perilaku pemerintah desa, seharusnya pak Kades memanggil kerumahnya atau kekantor desa, bukan malah ikut ikutan memukul anak saya, itu kan bukan prilaku seorang pemimpin kalau seperti itu pak jelasnya.

Lebih lanjut, yang lebih menyakitkan hati uacapan dari AL yang juga ikut mendorong anak saya dan maki maki anak saya, “kamu hanya anaknya orang melarat, kok kamu buat ulah terus, jelas dari ibu korban sembari menangis. Kepada Tim media saat di klarifikasi.

Sementara tim media saat menemui Kades Taman sari untuk dimintai keterangan atas kebenarannya guna berita ini berimbang, namun Tim media kesulitan menemuinya sampai akhirnya berita ini di terbitkan.(Hery)

Baca Juga  Proses Pengaspalan, Proyek Pelebaran Jalan Nasional di Bojonegoro 10 Km Hampir Rampung

Komentar

Berita Rekomendasi