Program TMMD 2023 di Bojonegoro Resmi Dibuka, Bupati Anna: Sinergi Lintas Sektoral Bangun Desa

Program TMMD 2023 di Bojonegoro Resmi Dibuka, Bupati Anna: Sinergi Lintas Sektoral Bangun Desa

Bojonegoro,Rodainformasi.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan I tahun 2023 resmi dilaksanakan di Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro. TMMD sebagai wujud nyata kolaborasi lintas sektoral antara TNI dan Pemkab Bojonegoro dalam mempercepat pembangunan pedesaan.

Upacara pembukaan TMMD Imbangan I tahun 2023 digelar di lapangan Desa Gondang, Rabu (20/09/2023) dan dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah. Hadir dalam pembukaan TMMD, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol CZI Arief Rochman Hakim, Kapolres Bojonegoro AKBP Rogib Triyanto, serta jajaran OPD Pemkab Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Bupati Anna Mu’awanah menyampaikan TMMD merupakan program terpadu dan lintas sektoral yang dilakukan sebagai wujud kepedulian TNI untuk membantu pemerintah daerah. Yakni dalam pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan dalam karya bhakti yang dilakukan bersama-sama antara TNI, instansi pemerintah dan komponen masyarakat.

“Pada hakikatnya TMMD ini untuk memotivasi dan menumbuh kembangkan kesadaran, semangat dan gotong royong masyarakat dalam membangun desanya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati Perempuan Pertama di Bojonegoro tersebut menjelaskan bahwa kegiatan TMMD ini mempunyai peran strategis di mana dapat membangkitkan kembali nilai-nilai luhur bangsa dengan semangat kebangsaan.  Sehingga akan lahir kembali cita-cita Tanah Air, kesatuan dan persatuan bangsa.

Baca Juga  Pemkab Bojonegoro Gerak Cepat Padamkan Api di Lahan Warga Mulyoagung

Selain sebagai wujud kepedulian TNI, program TMMD juga bentuk komunikasi yang sehat dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat. Juga sebagai wadah  membangun komitmen dan citra positif untuk mengimplementasikan 8 wajib TNI. Yaitu bersikap ramah tamah terhadap rakyat, bersikap santun kepada rakyat, menjunjung tinggi kehormatan wanita, menjaga kehormatan diri dimuka umum, senantiasa menjadi contoh sikap kesederhanaan. Selain itu juga tidak merugikan rakyat, tidak menakuti dan menyakiti hati rakyat, serta menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.

“Pelaksanaan TMMD yang dilaksanakan mulai tanggal 20 September hingga 19 Oktober 2023 selama 30 hari dengan tema sinergi lintas sektoral mewujudkan kemanunggalan TNI – rakyat semakin kuat. Diharapkan ini dapat memberi kontribusi nyata yang terintegrasi dalam dua kegiatan baik sasaran fisik maupun non fisik,” jelas Bupati Anna.

Bupati Anna menambahkan sasaran fisik yaitu membangun infrastruktur, peningkatan sarana dan prasarana serta faslitas umum guna mempercepat pembangunan pedesaan.  Antara lain pembangunan jembatan Desa Gondang dalam rangka mengurangi risiko bencana banjir.

Baca Juga  Launching, Gerakan Santri  Bermasker Wujudkan Jatim Bebas Covid -19.

Sedangkan sasaran non fisik ditujukan meningkatkan kesadaran dalam kehidupan bermasyarakat. Berbangsa dan bernegara menumbuhkembangkan semangat kegotong royongan dalam mencapai masyarakat yang sejahtera.

“Ada 18 OPD terkait dari Pemkab Bojonegoro juga ikut serta dalam mensupport program TMMD secara non fisik.  Mudah-mudahan bisa menjadi bagian dari penguatan dalam kehidupan bermasyarakat dan dapat memperkuat ideologi kebangsaan serta program TMMD TNI terus terjaga,” imbuhnya.

Usai upacara pembukaan TMMD, acara dilanjutkan pemberian bantuan kepada masyarakat Desa Gondang oleh Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Sosial. Yakni bantuan 25 paket sembako dan 25 paket sandang. BPR juga memberikan bantuan sebanyak 200 paket sembako, Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian sebanyak 800 batang bibit pohon alpukat, Dinas Peternakan dan perikanan 10 ribu ekor benih ikan dan 500 stik bibit rumput unggul.

Sedang Dinas Kesehatan lavarsida 1 paket, tanaman obat keluarga 1 paket, dan paket tambahan gizi bagi balita stunting, ibu hamil dan ibu menyusui.(Bojonwgorokab/ red)

Komentar